Popular Posts
-
1. PETA MEMORI (MEMORY MAP) Kapasitasmemoriuntuk IBM PC/XT yang berbasisprosesor . Intel 8088/8086 adalah 1.048.576 byte ataulebi...
-
Simbol-Simbol Program Flow Chart Struktur Bahasa Pascal Judul Program Blok Program Bagian Deklarasi - ...
-
singkat saja karena sangat mudah dan simpel sekali . langsung saja ke TKP 1. “Start Screen lalu ketikkan "CMD" , pil...
-
Macam-macam bahasa pemograman Untuk memilih yang terbaik bahasa pengembangan web untuk website Anda, penting untuk diingat ...
-
Mengenal cara ‘Debugging’ program bootstrap-loader Langkah Kerja 1. ‘Start | run’ ketik ‘cmd’ lanjutkan dengan ‘CD OS’, ‘s...
-
Pemrograman Web Dasar Definisi HTML HTML adalah singkatan dari HyperText Markup Language adalah salah satu bahasa pemrograman w...
-
Banyak orang menggunakan istilah internet dan World Wide Web (alias. Web) secara bergantian, tetapi sebenarnya dua istilah yang tidak sam...
-
Software Engineering atau SE adalah satu bidang profesi yang mendalami cara-cara pengembangan perangkat lunak termasuk pembuatan, p...
-
DOMAIN menurut Wikipedia Nama Domain (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer...
-
Pengantar Algoritma Pengertian Algoritma : adalah urutan langkah-langkah logis dalam penyelesaian masalah yang disusun secara s...
Blogger news
Blog Archive
- September (15)
arizuky
Diberdayakan oleh Blogger.
terima kasih tuhan
Sabtu, 19 September 2015
Program adalah kumpulan pernyataan
komputer, sedangkan metode dan tahapan sistematis dalam program adalah
algoritma. Program ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman. Jadi bisa
disebut bahwa program adalah suatu implementasi dari bahasa pemrograman.
Beberapa pakar memberi formula bahwa :
Program =
Algoritma + Bahasa (Struktur Data)
Bagaimanapun juga struktur data dan
algoritma berhubungan sangat erat pada sebuah program. Algoritma yang baik tanpa
pemilihan struktur data yang tepat akan membuat program menjadi kurang baik,
demikian juga sebaliknya.
Pembuatan algoritma mempunyai banyak
keuntungan di antaranya :
·
Pembuatan atau penulisan algoritma
tidak tergantung pada bahasa pemrograman manapun, artinya penulisan
algoritma independen dari bahasa pemrograman dan komputer yang melaksanakannya.
·
Notasi algoritma dapat diterjemahkan
ke dalam berbagai bahasa pemrograman.
·
Apapun bahasa pemrogramannya, output yang
akan dikeluarkan sama karena algoritmanya sama.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan
dalam membuat algoritma :
·
Teks algoritma berisi deskripsi
langkah-langkah penyelesaian masalah. Deskripsi tersebut dapat ditulis dalam
notasi apapun asalkan mudah dimengerti dan dipahami.
·
Tidak ada notasi yang baku dalam
penulisan teks algoritma seperti notasi bahasa pemrograman. Notasi yang
digunakan dalam menulis algoritma disebut notasi algoritmik.
·
Setiap orang dapat membuat aturan
penulisan dan notasi algoritmik sendiri. Hal ini dikarenakan teks algoritma tidak
sama dengan teks program. Namun, supaya notasi algoritmik mudah ditranslasikan
ke dalam notasi bahasa pemrograman tertentu, maka sebaiknya notasi algoritmik
tersebut berkorespondensi dengan notasi bahasa pemrograman secara umum.
·
Notasi algoritmik bukan notasi
bahasa pemrograman, karena itu pseudocode dalam notasi
algoritmik tidak dapat dijalankan oleh komputer. Agar dapat dijalankan oleh
komputer, pseudocode dalam notasi algoritmik harus
ditranslasikan atau diterjemahkan ke dalam notasi bahasa pemrograman yang
dipilih. Perlu diingat bahwa orang yang menulis program sangat terikat dalam
aturan tata bahasanya dan spesifikasi mesin yang menjalannya.
·
Algoritma sebenarnya digunakan untuk
membantu kita dalam mengkonversikan suatu permasalahan ke dalam bahasa
pemrograman.
·
Algoritma merupakan hasil pemikiran
konseptual, supaya dapat dilaksanakan oleh komputer, algoritma harus
ditranslasikan ke dalam notasi bahasa pemrograman. Ada beberapa hal yang harus
diperhatikan pada translasi tersebut, yaitu :
a. Pendeklarasian variabel
Untuk mengetahui dibutuhkannya
pendeklarasian variabel dalam penggunaan bahasa pemrograman
apabila tidak semua bahasa pemrograman membutuhkannya.
b. Pemilihan tipe data
Apabila bahasa pemrograman yang akan
digunakan membutuhkan pendeklarasian variabel maka perlu hal ini
dipertimbangkan pada saat pemilihan tipe data.
c. Pemakaian
instruksi-instruksi
Beberapa instruksi mempunyai
kegunaan yang sama tetapi masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang
berbeda.
d. Aturan sintaksis
Pada saat menuliskan program kita
terikat dengan aturan sintaksis dalam bahasa pemrograman yang akan digunakan.
e. Tampilan hasil
Pada saat membuat algoritma kita
tidak memikirkan tampilan hasil yang akan disajikan. Hal-hal teknis ini
diperhatikan ketika mengkonversikannya menjadi program.
f. Cara pengoperasian compiler atau interpreter.
Bahasa pemrograman yang digunakan
termasuk dalam kelompok compiler atau interpreter.
1.
Mendefinisikan masalah
Ini
merupakan langkah pertama yang sering dilupakan orang. Menurut hukum Murphy
(oleh
Henry Ledgard):
“Semakin
cepat menulis program, akan semakin lama kita dapat menyelesaikannya”.
Hal
tersebut berlaku untuk permasalahan yang kompleks. Tentukan masalahnya, apa
saja yang harus dipecahkan dengan menggunakan komputer, dan apa inputan serta
outputnya.
2.
Menemukan solusi
Setelah
masalah didefinisikan, maka langkah berikutnya adalah menentukan solusi.
Jika
masalah terlalu kompleks, maka ada baiknya masalah tersebut dipecah menjadi
modul-modul
kecil agar lebih mudah diselesaikan.
Contohnya
masalah invers matriks, maka kita dapat membagi menjadi beberapa
modul:
- meminta masukkan berupa matriks bujur sangkar
- mencari invers matriks
- menampilkan hasil kepada pengguna
Dengan
penggunaan modul tersebut program utama akan menjadi lebih singkat dan
mudah
dilihat.
3.
Memilih algoritma
Pilihlah
algoritma yang benar-benar sesuai dan efisien untuk permasalahan tersebut
4.
Menulis program
Pilihlah
bahasa yang mudah dipelajari, mudah digunakan, dan lebih baik lagi jika
sudah
dikuasai, memiliki tingkat kompatibilitas tinggi dengan perangkat keras dan
platform
lainnya.
5.
Menguji program
Setelah
program jadi, silahkan uji program tersebut dengan segala macam kemungkinan
yang ada, termasuk error-handlingnya sehingga program tersebut akan benar-benar
handal dan layak digunakan.
6.
Menulis dokumentasi
Menulis
dokumentasi sangat penting agar pada suatu saat jika kita akan melakukan
perubahan
atau membaca source code yang sudah kita tulis dapat kita ingat-ingat lagi dan
kita akan mudah membacanya. Caranya adalah dengan menuliskan komentarkomentar
kecil tentang apa maksud kode tersebut, untuk apa, variabel apa saja yang
digunakan, untuk apa, dan parameter-parameter yang ada pada suatu prosedur dan
fungsi.
7.
Merawat program
Program
yang sudah jadi perlu dirawat untuk mencegah munculnya bug yang sebelumnya
tidak terdeteksi. Atau mungkin juga pengguna membutuhkan fasilitas
baru yang dulu tidak ada.
1. Sequence
Process: instruksi dikerjakan secara sekuensial, berurutan.
2. Selection
Process: instruksi dikerjakan jika memenuhi kriteria tertentu
3. Iteration
Process: instruksi dikerjakan selama memenuhi suatu kondisi tertentu.
4. Concurrent
Process: beberapa instruksi dikerjakan secara bersama.
Contoh Algoritma
Algoritma
menghitung luas persegi panjang:
1. Masukkan panjang (P)
2. Masukkan lebar (L)
3. L ← P * L
4. Tulis L
Dalam
Algoritma, tidak dipakai simbol-simbol / sintaks dari suatu bahasa pemrograman
tertentu, melainkan bersifat umum dan tidak tergantung pada suatu bahasa
pemrograman apapun juga. Notasi-notasi algoritma dapat digunakan untuk seluruh
bahasa pemrograman manapun.
Definisi Pseudo-code
Kode atau tanda
yang menyerupai (pseudo) atau merupakan pejelasan cara menyelesaikan suatu
masalah. Pseudo-code sering digunakan oleh manusia untuk menuliskan algoritma.
Problem:
mencari bilangan terbesar dari dua bilangan yang diinputkan
Contoh
Pseudo-code:
1. Masukkan
bilangan pertama
2. Masukkan
bilangan kedua
3. Jika
bilangan pertama > bilangan kedua maka kerjakan langkah 4, jika tidak,
kerjakan
langkah 5.
4. Tampilkan
bilangan pertama
5. Tampilkan
bilangan kedua
Contoh
Algoritma
1. Masukkan
bilangan pertama (a)
2. Masukkan
bilangan kedua (b)
3. if a > b
then kerjakan langkah 4
4. print a
5. print b
Definisi Program/Pemrograman
- Adalah kumpulan instruksi-instruksi tersendiri yang biasanya disebut source code yang dibuat oleh programmer (pembuat program)
Paradigma Pemrograman
1. Pemrograman
Prosedural
Berdasarkan urutan-urutan, sekuensia
Program adalah suatu rangkaian prosedur untuk memanipulasi data. Prosedur
merupakan kumpulan instruksi yang dikerjakan secara berurutan.
Harus mengingat prosedur mana yang sudah dipanggil dan apa yang sudah
diubah.
2. Pemrograman
Fungsional
Berdasarkan teori fungsi matematika
Fungsi merupakan dasar utama program.
3. Pemrograman
Terstruktur
Secara berurutan dan terstrukrtur.
Program dapat dibagai-bagi menjadi prosedur dan fungsi.
Contoh: PASCAL dan C
4. Pemrograman
Modular
Pemrograman ini membentuk banyak modul.
Modul merupakan kumpulan dari prosedur dan fungsi yang berdiri sendiri
Sebuah program dapat merupakan kumpulan modul-modul.
Contoh: MODULA-2 atau ADA
5. Pemrograman
Berorientasi Obyek
Pemrograman berdasarkan prinsip obyek, dimana obyek memiliki
data/variabel/property dan method/event/prosedur yang dapat dimanipulasi
Contoh: C++, Object Pascal, dan Java.
6. Pemrograman
Berorientasi Fungsi
Pemrograman ini berfokus pada suatu fungsi tertentu saja. Sangat tergantung
pada tujuan pembuatan bahasa pemrograman ini.
Contoh: SQL (Structured Query Language), HTML, XML dan lain-lain.
7. Pemrograman
Deklaratif
Pemrograman ini mendeskripsikan suatu masalah dengan pernyataan daripada
memecahkan masalah dengan implementasi algoritma.
Contoh: PROLOG
Algoritma
Asal kata Algoritma berasal dari nama Abu Ja’far Mohammed Ibn Musa al-Khowarizmi, ilmuan Persia yang menulis kitab al jabr w’al-muqabala (rules of restoration and reduction) sekitar tahun 825 M
Asal kata Algoritma berasal dari nama Abu Ja’far Mohammed Ibn Musa al-Khowarizmi, ilmuan Persia yang menulis kitab al jabr w’al-muqabala (rules of restoration and reduction) sekitar tahun 825 M
Definisi
Algoritma
- Algoritma adalah urutan langkah logis tertentu untuk memecahkan suatu masalah. Yang ditekankan adalah urutan langkah logis, yang berarti algoritma harus mengikuti suatu urutan tertentu, tidak boleh melompat-lompat. (Dari Microsoft Press Computer and Internet Dictionaary 1997, 1998)
- Algoritma adalah urutan langkah logis tertentu untuk memecahkan suatu masalah. Yang ditekankan adalah urutan langkah logis, yang berarti algoritma harus mengikuti suatu urutan tertentu, tidak boleh melompat-lompat. (Dari Microsoft Press Computer and Internet Dictionaary 1997, 1998)
- Alur
pemikiran dalam menyelesaikan suatu pekerjaan yang dituangkan secara tertulis.
Yang ditekankan pertama adalah alur pikiran, sehingga algoritma seseorang dapat juga berbeda dari algoritma orang lain. Sedangkan penekanan kedua adalah tertulis, yang artinya dapat berupa kalimat, gambar, atau tabel tertentu. (Dari Algoritma dan Struktur Data dengan C, C++, dan Java oleh Moh Sjukani hal 1)
Contoh Algoritma dalam kehidupan nyata:
Yang ditekankan pertama adalah alur pikiran, sehingga algoritma seseorang dapat juga berbeda dari algoritma orang lain. Sedangkan penekanan kedua adalah tertulis, yang artinya dapat berupa kalimat, gambar, atau tabel tertentu. (Dari Algoritma dan Struktur Data dengan C, C++, dan Java oleh Moh Sjukani hal 1)
Contoh Algoritma dalam kehidupan nyata:
- Jika seorang ingin memasak atau membuat kue, baik itu melihat resep ataupun tidak
pasti akan melakukan suatu langkah-langkah tertentu sehingga masakannya atau
kuenya jadi.
- Jika seseorang ingin mengirim surat kepada kenalannya di tempat lain, langkah yang
harus dilakukan adalah:
- Menulis surat
- Surat dimasukkan ke dalam amplop tertutup
- Amplop ditempeli perangko secukupnya.
- Pergi ke Kantor Pos terdekat untuk mengirimkannya.
CONTOH PEMOGRAMAN
Dalam bidang komputer, algoritma sangat diperlukan dalam menyelesaikan berbagai masalah pemrograman, terutama dalam komputasi numeris. Tanpa algoritma yang dirancang baik maka proses pemrograman akan menjadi salah, rusak, atau lambat dan tidak efisien.
Pelaksana algoritma adalah Komputer.
Manusia dan komputer berkomunikasi dengan cara: manusia memberikan perintah-perintah kepada komputer berupa instruksi-instruksi yang disebut program.
Alat yang digunakan untuk membuat program tersebut adalah bahasa pemrograman.
Bahasa pemrograman sangat bermacam-macam: C, C++, Pascal, Java, C#, Basic, Perl, PHP, ASP, JSP, J#, J++ dan masih banyak bahasa lainnya. Dari berbagai bahasa pemrograman cara memberikan instruksinya berbeda-beda namun bertujuan menghasilkan output yang sama.
Sebuah
perusahaan ayam goreng dengan nama “TOKO FRIED CHICKEN” ingin membuat program
agar dapat menghitung total pembayaran pelanggannya.
“TOKO FRIED CHICKEN” mempunyai daftar harga ayam sebagai berikut :
Kode Jenis Potong Harga
————————————
D Dada Rp 2.500
P Paha Rp 2.000
S Sayap Rp 1.500
————————————
Buatlah programnya dengan ketentuan :
• Setiap pembeli dikenakan pajak sebesar 10% dari pembayaran.
• Banyak Jenis, Jenis Potong dan Banyak Beli diinput.
• Tampilan yang diinginkan sebagai berikut :
Layar Input
TOKO FRIED CHICKEN
————————————–——
Kode Jenis Potong Harga
————————————–——
D Dada Rp 2.500
P Paha Rp 2.000
S Sayap Rp 1.500
————————————–——
Banyak Jenis : … <diinput>
Jenis Ke – … <proses counter>
Kode Potong [D/P/S] : … <diinput>
Banyak Potong : … <diinput>
<<Terus berulang tergantung Banyak Jenis>>
Layar Output
TOKO FRIED CHICKEN
————————————————————
No. Jenis Harga Bayak Jumlah
Potong Satuan Beli Harga
————————————————————
… ……. …. …. Rp ….
… ……. …. …. Rp ….
————————————————————
Jumlah Bayar Rp ….
Pajak 10% Rp ….
Total Bayar Rp ….
====================================
Program C++nya seperti di bawah ini . . .
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
#include<stdio.h>
#include<iomanip.h>
void main()
{
int n, i, potong[20], harga, jumlah[20], total=0, pajak, byr;
char kode[20],*jenis;
cout<<”TOKO FRIED CHICKEN”<<endl;
cout<<”—————————————————————”<<endl;
cout<<”Kode Jenis Potong Harga”<<endl;
cout<<”—————————————————————”<<endl;
cout<<” D Dada Rp 2.500″<<endl;
cout<<” P Paha Rp 2.000″<<endl;
cout<<” S Sayap Rp 1.500″<<endl;
cout<<”======================================”<<endl;
cout<<endl;
cout<<”Banyak Jenis : “;
cin>>n;
cout<<endl;
for(i=1; i<=n; i++)
{
cout<<”Jenis Ke-”<<i<<endl;
cout<<”Kode Potong [D/P/S] : “;
“TOKO FRIED CHICKEN” mempunyai daftar harga ayam sebagai berikut :
Kode Jenis Potong Harga
————————————
D Dada Rp 2.500
P Paha Rp 2.000
S Sayap Rp 1.500
————————————
Buatlah programnya dengan ketentuan :
• Setiap pembeli dikenakan pajak sebesar 10% dari pembayaran.
• Banyak Jenis, Jenis Potong dan Banyak Beli diinput.
• Tampilan yang diinginkan sebagai berikut :
Layar Input
TOKO FRIED CHICKEN
————————————–——
Kode Jenis Potong Harga
————————————–——
D Dada Rp 2.500
P Paha Rp 2.000
S Sayap Rp 1.500
————————————–——
Banyak Jenis : … <diinput>
Jenis Ke – … <proses counter>
Kode Potong [D/P/S] : … <diinput>
Banyak Potong : … <diinput>
<<Terus berulang tergantung Banyak Jenis>>
Layar Output
TOKO FRIED CHICKEN
————————————————————
No. Jenis Harga Bayak Jumlah
Potong Satuan Beli Harga
————————————————————
… ……. …. …. Rp ….
… ……. …. …. Rp ….
————————————————————
Jumlah Bayar Rp ….
Pajak 10% Rp ….
Total Bayar Rp ….
====================================
Program C++nya seperti di bawah ini . . .
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
#include<stdio.h>
#include<iomanip.h>
void main()
{
int n, i, potong[20], harga, jumlah[20], total=0, pajak, byr;
char kode[20],*jenis;
cout<<”TOKO FRIED CHICKEN”<<endl;
cout<<”—————————————————————”<<endl;
cout<<”Kode Jenis Potong Harga”<<endl;
cout<<”—————————————————————”<<endl;
cout<<” D Dada Rp 2.500″<<endl;
cout<<” P Paha Rp 2.000″<<endl;
cout<<” S Sayap Rp 1.500″<<endl;
cout<<”======================================”<<endl;
cout<<endl;
cout<<”Banyak Jenis : “;
cin>>n;
cout<<endl;
for(i=1; i<=n; i++)
{
cout<<”Jenis Ke-”<<i<<endl;
cout<<”Kode Potong [D/P/S] : “;
cin>>kode[i];
cout<<”Banyak Potong : “;
cout<<”Banyak Potong : “;
cin>>potong[i];
cout<<endl<<endl;
}
cout<<”TOKO FRIED CHICKEN”<<endl;
cout<<”—————————————–——–—”<<endl;
cout<<” No. Jenis Harga Banyak Jumlah “<<endl;
cout<<” Potong Satuan Beli Harga “<<endl;
cout<<”—————————————–——–—”<<endl;
for(i=1; i<=n; i++)
{
if (kode[i]==’D'||kode[i]==’d')
{
jenis=”Dada”; harga=2500; }
else if (kode[i]==’P'||kode[i]==’p')
{
jenis=”Paha”; harga=2000; }
else if (kode[i]==’S'||kode[i]==’s')
{
jenis=”Sayap”; harga=1500; }
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(6)<<i;
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(8)<<jenis;
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(9)<<harga;
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(6)<<potong[i];
jumlah[i]=potong[i]*harga;
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(6)<<jumlah[i]<<endl;
total=total+jumlah[i];
}
cout<<”—————————————–———–”<<endl;
cout<<” Jumlah Bayar=”<<total<<endl;
pajak=0.1*total;
cout<<” pajak =”<<pajak<<endl;
byr=total+pajak;
cout<<” Total Bayar =”<<byr<<endl;
getch();
cout<<endl<<endl;
}
cout<<”TOKO FRIED CHICKEN”<<endl;
cout<<”—————————————–——–—”<<endl;
cout<<” No. Jenis Harga Banyak Jumlah “<<endl;
cout<<” Potong Satuan Beli Harga “<<endl;
cout<<”—————————————–——–—”<<endl;
for(i=1; i<=n; i++)
{
if (kode[i]==’D'||kode[i]==’d')
{
jenis=”Dada”; harga=2500; }
else if (kode[i]==’P'||kode[i]==’p')
{
jenis=”Paha”; harga=2000; }
else if (kode[i]==’S'||kode[i]==’s')
{
jenis=”Sayap”; harga=1500; }
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(6)<<i;
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(8)<<jenis;
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(9)<<harga;
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(6)<<potong[i];
jumlah[i]=potong[i]*harga;
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(6)<<jumlah[i]<<endl;
total=total+jumlah[i];
}
cout<<”—————————————–———–”<<endl;
cout<<” Jumlah Bayar=”<<total<<endl;
pajak=0.1*total;
cout<<” pajak =”<<pajak<<endl;
byr=total+pajak;
cout<<” Total Bayar =”<<byr<<endl;
getch();
}
Output Programnya adalah seperti ini :
Output Programnya adalah seperti ini :
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
1 komentar:
sewa beli jual... perbedaan domain dan hosting
Posting Komentar